Membangkitkan Pikiran Positif

Kita tidak dapat sepenuhnya menghilangkan kecemasan dalam diri kita. Tetapi kita bisa mengurangi kuantitas atau volume kecemasan. Karena hidup di zaman sekarang ini begitu banyak perhatian kita terpecah, dan tidak sedikit kekhawatiran yang datang dalam pikiran kita. Entah itu kecemasan bagi diri sendiri ataupun kecemasan untuk banyak orang.

Baca selebihnya »
Iklan

Jangan Lagi Membandingkan

Hidup di era teknologi yang sudah kian pesat ini, membuat perhatian kita menjadi bercabang-cabang. Kita sering kali melihat kehidupan orang lain terasa sangat menyenangkan dan begitu mudah untuk dijalani. Seolah semua terlihat baik-baik saja untuk mereka dan selalu terasa sangat hebat pada pandangan kita. Ini bukan hanya tentang apa yang kita rasakan pada mereka yang kita idolakan semata, namun pada orang-orang lain yang biasa saja dan berada di lingkungan terdekat kita sekalipun. Akhirnya kita menjadi lebih sering overthinking.

Baca selebihnya »

Istirahatlah Sejenak

Umumnya seseorang yang mulai beranjak dewasa, akan mengalami stres dan kecemasan yang terkadang berlebih. Kecemasan pun menjadi bermacam-macam tergantung apa yang kita pikirkan. Namun sering kali kita dirundung begitu banyak pikiran yang seolah-olah semuanya menjadi penting untuk dipikirkan. Seperti bagaimana saya akan menghadapi dunia kerja yang baru? Bagaimana saya akan menikah nanti? Atau bagaimana jika saya belajar hidup mandiri dan pikiran-pikiran lain yang mungkin meresahkan dalam hidup yang sudah kepala dua ataupun lebih.

Baca selebihnya »

Menemukan Makna Cinta

Jika ada yang bertanya padamu, “Apa yang kamu pikirkan tentang cinta?” Ada yang mengatakan bahwa, cinta itu biasanya membuat pikiran kita akan langsung tertuju pada pujaan hati. Pada dia yang namanya sering disebut tatkala rindu datang menyapa kalbu. Atau ada yang mengatakan. cinta itu menunggu sang buah hati lahir ke dunia. Ada juga yang mengatakan bahwa cinta itu ketika kita mau menghargai dan peduli dengan diri sendiri, serta terima diri apa adanya.

Baca selebihnya »

Galau dan Masa Depan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), galau diartikan dengan kacau tidak karuan. Namun, pendapat berbagai orang berbeda-beda. Ada yang mengatakan kalau galau itu artinya bingung harus memilih atau ragu-ragu. Ada juga mengatakan kalau galau itu artinya perasaan kacau karena cinta. Melihat dua pandangan tersebut, membuat saya bingung untuk memahaminya. Karena menurut saya, galau itu merupakan bagian dari bahasa gaul yang kebanyakan menjadi ciri khas remaja yang suka menggalau dengan gebetan atau pacar.

Baca selebihnya »

Memahami Sebuah Teguran

Setiap kita tentu pernah mendapatkan sebuah teguran, entah itu dari orang tua, teman, guru ataupun orang lain yang tidak dikenal. Kita yang mendapatkan teguran, mungkin merasa kaget, malu, sedih, menyesal atau bahkan marah. Semua emosi pun terkadang bisa berkumpul menjadi satu, tergantung karakter individu masing-masing. Namun jika kita berlaku dengan bijak, kita akan memahami makna tersirat dibalik sebuah teguran.

Baca selebihnya »

Mari Membiasakan Membaca

Pada dasarnya semua orang tentu bisa membaca, entah itu membaca buku, majalah, media massa ataupun postingan di sosial media. Tetapi tidak semua mau membiasakan membaca buku setiap hari, bukan? Banyak orang mengetahui bahwa buku adalah jendela dunia, pernyataan tersebut menjadi klise karena mungkin saja kita belum menemukan ungkapan atau kata-kata baru yang bisa membangun semangat membaca terhadap buku.

Baca selebihnya »

Semua Berawal dari Niat

Ada seorang perempuan yang hidup di kota metropolitan, ia tergolong keluarga yang cukup berada dan mendapat dukungan penuh dari keluarganya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Suatu hari ia mengalami dilema, ia bingung menentukan keputusan penting dalam hidupnya tentang dunia perkuliahan. Apakah ia harus kuliah keluar kota atau di dalam kota saja? Akhirnya ia meminta nasihat dari orang tuanya. Dan orang tuanya mengatakan, bahwa ingin sekali anaknya bisa kuliah di luar kota agar terdidik mandiri setelah lulus Sekolah Menengah.

Baca selebihnya »

Selalulah Mengingat Allah

“Kita tahu Allah yang menciptakan. Kita tahu bahwa segala kemudahan datangnya dari Allah. Lantas, mengapa kita masih sering melupakan-Nya, padahal setiap saat kita menginginkan rezeki yang banyak?” Begitulah kalimat yang saya baca pada buku yang berjudul, “SETIA (Selagi Engkau Taat dan Ingat Allah)” yang ditulis oleh Yasir Husain. Penulis tersebut mengingatkan kepada pembaca, bahwa hidup adalah perjuangan. Perkataan tersebut terkesan seperti ungkapan klasik yang sering kita dengar kala semangat berkobar untuk selalu bertahan pada setiap kesulitan.

Baca selebihnya »